Tempat Itu

butuh waktu yang sangat lama aku mencari, dan butuh pemikiran yang matang aku untuk memutuskan masuk ke tempat itu,
iya sebuah tempat yang sebenarnya tidak asing lagi bagi ku, tempat yang sebelumnya pernah ku masuki di suatu kota tertentu.
setelah berfikir lama, aku mencoba menerobos pintu masuknya, aku takut,  aku khawatir tempat itu suatu yang sangat menyeramkan suatu yang sangat membuat ku bermain dengan amarah maupun emosi.
tempat itu sebenarnya sangat menakjubkan jika dilihat dari segi luarnya saja, ramai, dan penuh dengan kebisingan yang mengundang mulut untuk mengeluarkan tawa yang terbahak bahak.
sembari menikmati keberadaan ku di dalamnya, aku mencoba mendekati satu per satu penghuni tempat itu, aku meneliti dan mencermati yang kira kira cocok dengan ku, setelah ku rasa tepat, aku mencoba beradaptasi dengannya. tapi ada yang aneh dengan dia,,,
beberapa penghuni di tempat itu begitu menakutinya, bahkan untuk menegurnya pun mereka ketakutan,,,
sentak terpikir dalam benak ku apakah dia itu berbahaya, 
namun semua rasa penasaran ku terjawab, bukan karena berbahaya nya dia, tapi memiliki pemikiran yang mungkin menurut ku terlalu dewasa atau mengarah pada kebenaran.
kejadian-kejadian di tempat itu menjadi sangat begitu banyak, semua nya saling membenarkan diri, saling menyalahkan yang lain, dan bahkan ada yang ingin mencari jati diri,
sebagai orang yang masih baru di tempat itu , akupun hanya memperlihatkan tingkah laku yang tidak terlalu mencampuri.
bagai sedang berada di istana langit, secepat kilat terjadi keajaiban yang dasyat di tempat itu,
 mementingkan diri, saling menyalahkan hilang di telan sesuatu yang ganas.
kejadian itu semakin mamatangkan niat dalam diri ini untuk tinggal dan menetap di tempat itu, bahkan menghasilkan buah berupa sikap mullia dan sikap damai dari tempat itu.
kini aku damai, tenang dan sangat bersukacita berada dalam tempat itu, tidak ada yang perlu ku takuti dan ku anggap berbahaya, semuanya sangat baik, baik, dan baik sekali.
  • aku begitu mencintai tempat itu dan segala penghuninya, Balkan aku merasa telah menjadi bagian dari pada tempat itu. 
ingin berkarya, ingin menjadi lebih dari yang ku harapkan.
tempat itu membirikan pengajaran yang lebih, walau tempat itu terlihat bisu , dia senantiasa memberikan gambaran arti dari sebuah kesetian, yahh kesetian kepada Pribadi yang dasyat luar biasa, pribadi yang mulia, penuh kasih dan cinta.
aku tak  ingin berhenti  bercerita kepada semua orang mengenai tempat itu, dengan segala keajaibannya, 
tempat yang menjadikan ku bagian dari pada dirinya, tempat yang menambah jumlah keluarga ku,
iya,,,,
tempat itu sangat istimewah bagi ku,
tempat itu sangat memberiku pengajaran,
tempat itu sangat memberiku apa itu arti persaudaraan,
tempat itu mengajarkan ku indahnya perbedaan,
tempat itu adalah,,,,,



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dang Adong Naso Tarpatupa Debata

Setia itu Banyak Bonusnya

Rasa Kuatir memperpendek Umur