CERITA IMPIAN
Secara pribadi aku memang suka jalan-jalan.
suka sekalli sama yang namanya hutan, sawah-sawahan, gunung, air, dan dingin.
sejak april 2015 aku jarang sekali dan bahkan bisa di bilang tidak pernah lagi menikmati yang demikian.
sumatra utara merupakan daerah yang sangat luar biasa, khususnya Sidikalang yang terkenal dengan kopinya. Dingin, segar, suara pikuk nya berbagai macam jenis burung-burung, sejuk dan damai.
lain halnya dengan Kota Bertuah Pekanbaru, kota yang sangat kental dengan Budaya melayu dan pantunya, kota yang di penuhi dengan bangunan-bangunan yang tinggi, sampai-sampai tidak bisa membedakan mana rumah, mana ruko, dan mana kos-kosan. kota yang suhu udaranya sangat panas.
aku tidak pernah mengimpakan sebelumnya akan tinggal di kota ini.
namun, Pekanbaru adalah tempat ku mengukir sejuta mimpi, merangkai mimpi menjadi sebuah kenyataan, dan membingkainya dengan kenangan indah yang susah dan butuh sejuta alasan untuk t bisa melupakkannya. di kota Pekanbaru aku nekat mencari jalan menuju impian ku,
dengan berbagai cara, sekolah, masuk NHKBP, mencari sumber penghasil duit.
dan puji Tuhan lewat pelayanan di NHKBP Pekanbaru, aku berhasil menginjakkan kaki di kota yang du juluki kota wisata dan pendidikan daerah istimewah Yogyakarta, dalam rangka studi banding pelayanan sambil meninkmati wisata yang masuk dalam kategori 7 Keajaiban Dunia BOROBUDUR TEMPLE AND PRAMBANAN TEMPE.
Tak puas rasanya jika hanya membawa diri ini hanya sampai di sana, dengan jiwa muda yang membara kami memantapkan semangat kami dan semangat jelajah, menelusuri jalan yang penuh dengan batu batu besar dan jalan yang sangat terjal di sertai abu vulkanik yang seakan menyerupai kabut tebal , yang merupakan hasil letusan gunung berapi satu-satunya di daerah itu.
rasa sakit tergunjang gunjang oleh jeep yang kami naiki tidak kami rasakan, terantuk oleh jeep juga menjadi makanan ringan, bahkan menghirup abu pun sudah seperti menghirup oksigen. disana kami menjumpai yang namanya bunker, bangunan yang berada di dalam tanah dengan bahan baja yang di gunakan sebagai tempat perlindungan dari lelehan larva gunung api. kami juga mendapati sisa sisa harta yang kini di bentuk menjadi sebuah museum mini, ada terdapat sisa perabot rumah tangga, ternak, alat tranfortasi dan gambar-gambar pada saat kejadian detik letusan gunung tersebut.
luar biasa perjalanan itu, perjalanan yang sudah sejak lama ku impikan dan ku harapkan, bahkan ku hayalankan.
tidak cukup hanya disitu, ketika hendak pulang menuju penginapan, kami menyepatkan diri untuk bermain dengan air yang dinginnya sampai menusuk tulang, kami mengguyur diri kami oleh siraman siraman sungai, tak peduli air sungai yang bercampur butiran-butiran pasir atau lumpur, kami menikmatinya seolah tak peduli dengan siapapun .
kami merasakan alam yang begitu sangat baik, memberikan ketengan, kesejukan dan kedamaian dalam hati kami.
sungguh aku , aku selalu bermimpi suatu saat bisa kembali kesana dengan aksi yang jauh lebih fantastis, dan bahkan ekstrim.
aku tidak akan pernah berhenti untuk bermimpi, bermimpi untuk menjalin persahabatan dengan alam yang di anugrahkan Tuhan untuk ku nikmati., bahkan tempat tempat impian itu sudah ku susun berurutan di catatan terdalan bagian otak ku.
SIDIKALANG, SAMOSIR dan sekitarnya, TARUTUNG, BENGKULU, PALEMBANG, BALI, YOGYAKARTA THAILAND....
Arrrkkkhhhhhhhh, aku tak bisa menyebutkan semuanya, impian ku terlalu banyak.
suka sekalli sama yang namanya hutan, sawah-sawahan, gunung, air, dan dingin.
sejak april 2015 aku jarang sekali dan bahkan bisa di bilang tidak pernah lagi menikmati yang demikian.
sumatra utara merupakan daerah yang sangat luar biasa, khususnya Sidikalang yang terkenal dengan kopinya. Dingin, segar, suara pikuk nya berbagai macam jenis burung-burung, sejuk dan damai.
lain halnya dengan Kota Bertuah Pekanbaru, kota yang sangat kental dengan Budaya melayu dan pantunya, kota yang di penuhi dengan bangunan-bangunan yang tinggi, sampai-sampai tidak bisa membedakan mana rumah, mana ruko, dan mana kos-kosan. kota yang suhu udaranya sangat panas.
aku tidak pernah mengimpakan sebelumnya akan tinggal di kota ini.
namun, Pekanbaru adalah tempat ku mengukir sejuta mimpi, merangkai mimpi menjadi sebuah kenyataan, dan membingkainya dengan kenangan indah yang susah dan butuh sejuta alasan untuk t bisa melupakkannya. di kota Pekanbaru aku nekat mencari jalan menuju impian ku,
dengan berbagai cara, sekolah, masuk NHKBP, mencari sumber penghasil duit.
dan puji Tuhan lewat pelayanan di NHKBP Pekanbaru, aku berhasil menginjakkan kaki di kota yang du juluki kota wisata dan pendidikan daerah istimewah Yogyakarta, dalam rangka studi banding pelayanan sambil meninkmati wisata yang masuk dalam kategori 7 Keajaiban Dunia BOROBUDUR TEMPLE AND PRAMBANAN TEMPE.
Tak puas rasanya jika hanya membawa diri ini hanya sampai di sana, dengan jiwa muda yang membara kami memantapkan semangat kami dan semangat jelajah, menelusuri jalan yang penuh dengan batu batu besar dan jalan yang sangat terjal di sertai abu vulkanik yang seakan menyerupai kabut tebal , yang merupakan hasil letusan gunung berapi satu-satunya di daerah itu.
rasa sakit tergunjang gunjang oleh jeep yang kami naiki tidak kami rasakan, terantuk oleh jeep juga menjadi makanan ringan, bahkan menghirup abu pun sudah seperti menghirup oksigen. disana kami menjumpai yang namanya bunker, bangunan yang berada di dalam tanah dengan bahan baja yang di gunakan sebagai tempat perlindungan dari lelehan larva gunung api. kami juga mendapati sisa sisa harta yang kini di bentuk menjadi sebuah museum mini, ada terdapat sisa perabot rumah tangga, ternak, alat tranfortasi dan gambar-gambar pada saat kejadian detik letusan gunung tersebut.
luar biasa perjalanan itu, perjalanan yang sudah sejak lama ku impikan dan ku harapkan, bahkan ku hayalankan.
tidak cukup hanya disitu, ketika hendak pulang menuju penginapan, kami menyepatkan diri untuk bermain dengan air yang dinginnya sampai menusuk tulang, kami mengguyur diri kami oleh siraman siraman sungai, tak peduli air sungai yang bercampur butiran-butiran pasir atau lumpur, kami menikmatinya seolah tak peduli dengan siapapun .
kami merasakan alam yang begitu sangat baik, memberikan ketengan, kesejukan dan kedamaian dalam hati kami.
sungguh aku , aku selalu bermimpi suatu saat bisa kembali kesana dengan aksi yang jauh lebih fantastis, dan bahkan ekstrim.
aku tidak akan pernah berhenti untuk bermimpi, bermimpi untuk menjalin persahabatan dengan alam yang di anugrahkan Tuhan untuk ku nikmati., bahkan tempat tempat impian itu sudah ku susun berurutan di catatan terdalan bagian otak ku.
SIDIKALANG, SAMOSIR dan sekitarnya, TARUTUNG, BENGKULU, PALEMBANG, BALI, YOGYAKARTA THAILAND....
Arrrkkkhhhhhhhh, aku tak bisa menyebutkan semuanya, impian ku terlalu banyak.
Komentar
Posting Komentar